Powered By Blogger

Minggu, 21 Maret 2010

Fanfic : Server [Part 2]

Someone Pov

Aku beranjak berdiri dan segera mengambil tas, Aku beranjak keluar kamar. Aku berjalan perlahan menuju ruang makan. Seperti biasa tidak ada apapun di meja makan, hanya ada dua kotak makan yang sudah terbungkus rapi. Duk duk~ aku mendengar suara langkah kaki yang sangat memusingkan kepala, EunHo. Aku mengambil kedua kotak itu dan melemparkan salah satunya pada EunHo
“Bekal lagi ? serasa tinggal berdua ya”gerutu EunHo, Aku hanya diam dan langsung keluar dari rumah. EunHo mengeluarkan sepeda motornya dan memboncengku ke sekolah

Aku berjalan perlahan memasuki kelasku, aku membuka pintu kelas dan sejenak semuanya terdiam. Seperti inilah kejadian yang selalu kualami setiap pagi. Aku berjalan sedemikian cepat dan segera duduk ditempatku, saat aku duduk suasana mulai ramai kembali. Aku melihat kekanan dan kiri, aku mencari temanku. Sahabatku semenjak SMP, Park MinRin. Hanya dia yang mengerti segala kondisiku, bahkan Cuma dia teman yang selalu bersamaku meskipun aku tidak bisa menghabiskan waktu banyak bersamanya

“Hai EunMi, Mrs. Einstein”seru MinRin sambil memeluk leher ku dari belakang “Ini Eommaku membawakanmu roti untuk sarapan”
“He ? benarkah ? ini untukku ?”
“Ne, lihat itu tidak ku beli dimanapun loh. Eomma khusus membuatkannya untukmu”
“Gomawo MinRin ah”
“Makanlah, sebentar lagi masuk”

“MinRin ah, ada YoungMin diluar ”teriak salah satu anak yang duduk dekat jendela
“Ada apa ? ahm~ EunMin ah bolehkan aku bertemu dengannya dulu ?”
“tentu silahkan, sekali lagi terima kasih ya”
“Ne. Aku kesana dulu ya”ujar MinRin membuatku menggangguk pelan


Aku memperhatikan MinRin yang berlari pelan menemui YoungMin kekasih hatinya. Aku tersenyum kecil melihat keakraban keduanya, MinRin terlihat lebih manis didepan YoungMin. Aku kembali memandangi roti yang ada ditanganku, aku lempar pandanganku keluar jendela dan menopang wajahku dengan lenganku. Eomma MinRin sangat baik padaku, setiap aku tidak sarapan dirumah. Eomma MinRin selalu memberikan makanan untukku. Hah~ kapan aku merasakan kehangatan keluarga lagi ? Kapan aku merasakan hangatnya kasih sayang ? dan kapan lagi aku merasakan indahnya masa pacaran ? hufh~ semua pertanyaan hanya bisa dijawab dengan satu kalimat saja, sampai saat aku jadi dokter dengan IP tertinggi di Universitas yang terkenal di SEOUL.


“baiklah sebelum istirahat bapak akan membagikan hasil test bahasa inggris kalian, seperti biasa yang mendapat nilai paling tinggi adalah Kim EunMin”
Serentak seluruh kelas bertepuk tangan ketika aku beranjak dari tempat dudukku dan mengambil hasil ulanganku. 97, masih kurang. Ibu pasti akan membuangnya lagi. Aku segera kembali ketempat duduk dan melipat kertas itu kedalam buku.

Ting Tong ~ bel berbunyi dengan keras. Aku segera membuka kotak bekalku karna perutku sudah sangat lapar. Aku melemparkan pandanganku lagi kearah luar jendela dan melihat beberapa mobil memasuki parkiran. Wah, ada apa ini ? seperti akan diadakan syuting. Syukurlah kalau begitu, setelah ini pelajaran olah raga. Pasti semua murid akan menghabiskan waktu mereka menonton syuting, aku bisa dengan bebas bermain di kolam renag. Aku segera menghabiskan makan siangku dan beranjak menuju loker di ruang olah raga.

“EunMi !”teriak seseorang dari belakang membuatku berbalik kearah orang itu
”MinRin, ada apa ? ah~ annyong haseyo YoungMin sunbae”
“Akan diadakan syuting disekolah ini, bintang tamunya sangat ngetrend loh”
“MinRin, kau tahukan ...”
“Ini aku bawakan ini untukmu”ujar MinRin sambil menunjukkan sunblock yang ada ditangannya “Cuacana cukup panas, ingat ini sudah musim semi”
“MinRin ah gomawo”ujarku dan segera berlari menuju ruang olahraga

Someone Pov

Wah, pertama kali aku membuka mata sudah ada sebuah gedung megah dihadapanku. Semua mata tertuju pada mobilku. Memang sebenarnya ini sudah biasa tapi kalau melihat sekolah ini aku jadi semakin merasa dekat dengan EunMi,bukan hanya EunMi ada bayangan lain dimataku. Ah bicara apa aku ini, sudahlah. Ini untuk pekerjaan bukan hal pribadi, tapi bagaimana seandainya aku bertemu dengan EunMi ?

Pintu mobil terbuka dan teriakan kecil juga sudah mulai terdengar. Aku keluar dari mobil dan mulai memamerkan senyumanku dan segera mengikuti Ryeowook hyung dari belakang.
“Kyunie Oppa”teriak mereka membuatku tersenyum dan segera masuk kesebuah ruangan yang sangat bagus. Ruang olahraga. Wow ini seperti panggung yang cukup besar untukku.

“selamat datang di Seoul Internasional School, murid murid masih berkeliaran diruang luar, kami butuh waktu untuk menertibkan mereka. Kami harap anda tidak keberatan menunggu”
“Gamsahamnida”ujar kami serepak
“Wah hebat, ini ruang olahraga nya ?”tanya Eunhyuk hyung
“keren, seperti distadion ya”ujar DongHae
“tunggu, aku seperti mendengar suara”ujar KangIn hyung membuatku terdiam dan mencoba mendengarkan suara yang dimaksud.
Aku berjalan perlahan kesumber suara, ada sebuah pintu kaca dihadapanku. Aku merengkuh wajahku dan mencoba melihat ada siapa diruangan itu. Saat hendak membuka pintunya, tiba tiba Brak~ aku berbalik dan melihat seorang gadis sudah melompat dari jendela luar yang cukup tinggi untuk masuk keruang olah raga.
“jangan bergerak !”seru gadis itu membuatku terdiam dan sedikit takut
“YA ! kau , apa yang kau lakukan ?”teriak Heechul hyung membuat gadis itu sedikt takut dan berlari kearahku, bukan kearahku tepatnya kearah pintu yang ada disebelahku
“EunMi ah !”gerutu gadis itu dan segera membuka pintu yang ternyata menghubungkan ruang olahraga dengan kolam renang. Aku mematung sebentar dan segera melihat kearah gadis tadi yang sudah masuk keruang kolam renang itu

“Kyunie ah~ wae ? kemarilah”ujar SungMin hyung membuatku memendam niatku untuk melihat gadis tadi “ada apa ?”
“Ani...”
“sudahlah ayo pergi”
”ne”

EunMi ? apa benar itu Kim EunMi ? aku ingin tahu, aku ingin lihat yang mana sosok EunMi. Aku benar benar ingin tahu. Aku berbalik sebentar dan melihat sesosok perempuan yang putih dengan kaki panjang yang halus dibalik seragamnya dan rok pendeknya. Rambutnya terurai panjang dan sedikit basah, apa itu yang namanya EunMi ? Bruk~ auch sakit gerutuku, kenapa ada pintu didepanku.
“jangan bikin malu dong ah”gerutu Heechul hyung dan segera menarik tanganku

Someone Pov

Aku terkekeh melihat pria yang terbentur pintu tadi dan segera mengambil tas baju renangku dan mengikuti MinRin yang melompati jendela ruang olahraga. Aku segera berlari mengikuti MinRin yang sudah berlari didepanku.
“Kalian !”teriak seseorang dari belakang membuat MinRin,YoungMin,dan aku berdiri tegak dan diam “tunggu”
“Ne sosengnim ?”
“Kim EunMi, darimana saja ? para guru mencarimu daritadi”
“Ha ? aku ?”
“Cepat ikut saya”

Aku menggangguk kecil dan segera berlari mengikuti wali kelasku. Aku berbalik sebentar dan melihat MinRin yang melambaikan tangannya padaku. Kenapa aku dipanggil ? kenapa aku dicari ? apa ada sesuatu dengan nilaiku. Kumohon semoga semua baik baik saja. Aku melangkah memasuki lorong, seluruh murid kelas 3 menatapku dengan tatapan serius, kenapa aku dibawa keruang kepala sekolah ? apa aku berbuat salah ? Aku terus mengikuti MiJun sosengnim sampai keruang kepala sekolah.

“Ah~ Kim EunMi sshi, kau sudah ada disini. Kemarilah”
“Ada apa memanggilku Gyojangnim ?”
“Ah~ perkenalkan ini Kim EunMi, dia ini siswa terpintar yang ada disekolah ini, dia yanga akan membawa kalian berkeliling disekolah ini”
“mwo ? tapi aku harus belajar Seni setelah ini”
“hanya hari ini saja tidak apa kan ?”bisik gyojangnim membuatku berpikir keras.

Tidak aku tidak mungkin menerima tawara ini, berat sekali meninggalkan pelajaran yang paling ku sukai ini. Aku menghela nafas dan kembali memperhatikan wajah gyojangnim yang sudah memohon padaku. Aku mengangguk pelan dan segera menandatangani surat ijin keluar jam pelajaran. Kalau pelajaran seni ibu tidak mungkin marah pikirku

“Mari aku perkenalkan dengan bintang tamunya”

Someone Pov

Aku menatap pintu besar yang sudah tebuka, aku tepaku dengan sosok perempuan yang berjalan dari balik pintu itu. Wajah putih dengan hiasan rambut panjang yang sudah diikat dengan rapi, berjalan dengan kaki panjangnya yang indah. Leeteuk hyung berdiri dan memberi salam pada pria yang berada didepannya. Serentak yang lainnya juga berdiri dan menunduk sopan.

“Ya, perkenalkan ini Kim EunMi. Dia yang akan memperkenalkan sekolah ini pada kalian, dia juga murid yang paling membanggakan di sekolah ini”ujar Gyojangnim
“Annyong haseyo Kim EunMi imnida”
“Urine Super Juni-”
“~OR”teriak hyugku serempak, plak~ aku menggangkat tanganku setelah Sungmin Hyung memukul telapak tanganku pelan.

Kim EunMi ? perempuan manis yang ada dihadapanku bernama Kim EunMi ? Kim EunMi si genius girl ? benarkah ini ? Aku berjalan perlahan ke balik tubuh Eunhyuk hyung dibelakang. Aku memegang dadaku dan berasa debaran yang sangat hebat. Ingin sekali bilang ini aku, ini aku Cho MinJung. Ani... ku ingin bilang yang sebenarnya. Ini... ini aku Cho Kyuhyun.

“Kim EunMi sshi, kau bisa memulainya setelah bel masuk”ujar Gyojangnim membuat EunMi menggangguk pelan “Baik saya tinggal dulu, silahkan jika ingin saling mengenal”
“Ne, gomapseumnida Gyojangnim”uja Leeteuk hyung

Kami kembali duduk disofa panjang, aku menatap gadis yang masih berdiri tegak didekat papan tulis sambil memainkan ponselnya. Aku melihat SungMin hyung yang menatapku lekat dan terkekeh pelan
“Kenapa sih ? ada yang aneh”
“Ani... aku , aku cuma lapar”
“Ini makan saja”ujar Eunhyuk hyun sambil memberikanku sepotong sendwich

“Ah agashi ?”
“ne ?”
“apa tidak apa meninggalkan pelajaranmu ?”
“sebenarnya sih sangat bermasalah, tapi untuk pelajaran Seni Eommaku masih memperbolehkannya. Asal bukan pelajaran eksak”
“Siapa nama guru senimu ?”
“SooHyun sosengnim”
“kalau boleh tahu sudah berapa lama dia mengajar disini ?”
“Ahm aku tidak tahu, kebetulan aku pindah ke sekolah ini saat masuk SMA, mungkin sudah dari dulu”

“ku dengar kau murid pintar ya, coba kita test”
“ha ? kok tiba tiba”
“24 dikali 3”
“72”jawab EunMi cepat
“Eng Ing Eng salah, sayang sekali jawabannya 62”ujar Heechul hyung membuat yang lain tertawa “kenapa kalian tertawa”
“Heechul hyung, dia benar 24 dikali 3 ya 72”ujae KangIn sambil tertawa sambil memukul perutnya.

Aku pun ikut tertawa, dan tiba tiba semua terdiam ketika EunMi sudah merenggangkan rahangnya. Tangannya yang mungil menutupi mulutnya yang merekhakan senyuman yang indah. EunMi tersenyum. Hatiku makin berdegup kencang dan senyumankupun kembali merekah pelan. Aku baru merasa, EunMi itu manis.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar