Hari hampir malam Jang Hyori belum pulang juga.Aku sudah mencarinya kemana mana,tapi tidak menemukannya juga.Rasanya berat sekali melangkah masuk kerumah.
Aku mondar mandir menunggu di depan pintu rumah berharap ada yang mengantarkan Jang Hyori. Lee Joon menunggu didalam kamarnya, sementara ibu yang habis menangis menunggu di meja makan.Nenek tetap tidak acuh dan menonton TV dengan volume yang kelewat batas.
tok-tok-tok akhirnya ada yang mengetuk pintu,aku tersentak dan membuka pintu dengan cepat.Ibu dan Lee Joon berlari menyusul ke tempatku dan Nenek tetap tak bergerak dari tempatnya.
aku terdiam melihat siapa yang datang. Lelaki yang menggendong Jang Hyori adalah tetangga baru ku lelaki yang menolongku tadi pagi.
“hello,maaf kalau saya mengganggu.Saya hanya ingin mengantarkan putri kecil ini ke istananya” tukasnya sopan dan ramah. Ibu ku mempersilahkan ia masuk dan membawa Jang Hyori kekamarnya.
saat dia sedang membaringkan Jang Hyori ditempat tidurnya,ibu berjalan ke dapur untuk membuatkan minum
“maaf sudah merepotkanmu,tapi bagaimana dia bisa dia sampai padamu?”Tanya ku bingung.
“Anda siapa ya?”seru Lee Joon mengerikan.
“Ah iya, hallo namaku Kyuhyun”jawabnya cepat dan mengubris semua pertanyaanku
“terima kasih telah membawanya kesini”ujar ibuku yang sudah membawa segelas air
“tidak perlu sungkan, saya tetangga barumu. Bagaimana pun kita harus saling membantukan ?”jawabnya enteng dan akrab.
“Ah kau?kau adiknya Cho Min young?”
“ye,saya baru datang dari luar negeri.mungkin kangen dengan rumah”
“ah~ kalau boleh tahu untuk apa kau datang kesini?bukankah Min young masih ada di London?”
“awalnya hanya untuk berlibur,tapi kurasa sekarang aku punya rencana lain.”senyumnya menawan melirikku, aku tidak suka perlakuannya
“Rencana lain ?”
“Misalnya menikah dengan putrimu ?”
“aku muak”tukasku judes dan cepat .
aku tidak suka melihat lelaki satu ini,karna hanya pertanyaanku saja yang tak dijawabnya,selain itu aku juga tidak suka dengan kata kata terakhirnya.aku langsung melangkah panjang menuju kamar,aku bergidik saat melihat nenek tak acuh dengan kedatangan Jang Hyori.
Sesampainya diatas aku berlari duduk diberanda,kulihat ibu ku mengantarkan pria aneh itu menuju rumahnya tapi ibu hanya mengantarnya sampai gerbang saja.
Aku terdiam dan melihat langit yang mendung kurasa.tak ada bintang sama sekali.aku turun untuk melihat keadaan Jang Hyori.Kamarnya sudah gelap aku yakin Lee Joon juga sudah tidur.Diruang TV juga tidak ada nenek dan Ibu,aku mengambil kesimpulan bahwa mereka sudah tidur.
Aku melangkah ke dapur dan membuka kulkas mengambil air dingin,dan membawanya keatas.Aku duduk diberanda sambil menatap langit lagi.aku melamun.”Hei”terdengar suara yang mengagetkan dan membuatku tersentak kaget.Aku mencari cari dari mana sumber suara itu,sampai sesuatu melayang kedahiku.auch sakit.kubuka gumpalan kertas kecil dengan tulisan.
Aku mondar mandir menunggu di depan pintu rumah berharap ada yang mengantarkan Jang Hyori. Lee Joon menunggu didalam kamarnya, sementara ibu yang habis menangis menunggu di meja makan.Nenek tetap tidak acuh dan menonton TV dengan volume yang kelewat batas.
tok-tok-tok akhirnya ada yang mengetuk pintu,aku tersentak dan membuka pintu dengan cepat.Ibu dan Lee Joon berlari menyusul ke tempatku dan Nenek tetap tak bergerak dari tempatnya.
aku terdiam melihat siapa yang datang. Lelaki yang menggendong Jang Hyori adalah tetangga baru ku lelaki yang menolongku tadi pagi.
“hello,maaf kalau saya mengganggu.Saya hanya ingin mengantarkan putri kecil ini ke istananya” tukasnya sopan dan ramah. Ibu ku mempersilahkan ia masuk dan membawa Jang Hyori kekamarnya.
saat dia sedang membaringkan Jang Hyori ditempat tidurnya,ibu berjalan ke dapur untuk membuatkan minum
“maaf sudah merepotkanmu,tapi bagaimana dia bisa dia sampai padamu?”Tanya ku bingung.
“Anda siapa ya?”seru Lee Joon mengerikan.
“Ah iya, hallo namaku Kyuhyun”jawabnya cepat dan mengubris semua pertanyaanku
“terima kasih telah membawanya kesini”ujar ibuku yang sudah membawa segelas air
“tidak perlu sungkan, saya tetangga barumu. Bagaimana pun kita harus saling membantu
“Ah kau?kau adiknya Cho Min young?”
“ye,saya baru datang dari luar negeri.mungkin kangen dengan rumah”
“ah~ kalau boleh tahu untuk apa kau datang kesini?bukankah Min young masih ada di London?”
“awalnya hanya untuk berlibur,tapi kurasa sekarang aku punya rencana lain.”senyumnya menawan melirikku, aku tidak suka perlakuannya
“Rencana lain ?”
“Misalnya menikah dengan putrimu ?”
“aku muak”tukasku judes dan cepat .
aku tidak suka melihat lelaki satu ini,karna hanya pertanyaanku saja yang tak dijawabnya,selain itu aku juga tidak suka dengan kata kata terakhirnya.aku langsung melangkah panjang menuju kamar,aku bergidik saat melihat nenek tak acuh dengan kedatangan Jang Hyori.
Sesampainya diatas aku berlari duduk diberanda,kulihat ibu ku mengantarkan pria aneh itu menuju rumahnya tapi ibu hanya mengantarnya sampai gerbang saja.
Aku terdiam dan melihat langit yang mendung kurasa.tak ada bintang sama sekali.aku turun untuk melihat keadaan Jang Hyori.Kamarnya sudah gelap aku yakin Lee Joon juga sudah tidur.Diruang TV juga tidak ada nenek dan Ibu,aku mengambil kesimpulan bahwa mereka sudah tidur.
Aku melangkah ke dapur dan membuka kulkas mengambil air dingin,dan membawanya keatas.Aku duduk diberanda sambil menatap langit lagi.aku melamun.”Hei”terdengar suara yang mengagetkan dan membuatku tersentak kaget.Aku mencari cari dari mana sumber suara itu,sampai sesuatu melayang kedahiku.auch sakit.kubuka gumpalan kertas kecil dengan tulisan.
SEKALI KALI TERSENYUMLAH
Aku melihat kearah beranda depan melihat Kyuhyun mahluk menyebalkan itu melambaikan tangannya.Seperti tadi pagi dia mengetuk ngetuk ujung bibirnya dan tersenyum.Aku mencibir dan menjulurkan lidah ku untuk mengejek dan tidak memperdulikannya.Dia malah tertawa dan mengerakkan tangannya seperti adegan melepas kacamata.Aku mengubris tindakanya dengan menaikan kacamataku.
Aku masuk kedalam dan menutup jendela.Aku matikan lampu .Tetapi aku tidak bisa menutup mata ku.Aku mengintip dari jendela ke beranda.Aku melihat ia masih berdiri diberanda menatap jendelaku.Aku keluar ke beranda sambil mengikat rambutku.
“apa?”katanya sambil tersenyum
“penggoda”tukasku tajam
“penggoda?siapa?”
“kau menggoda ku ! dasar ! ahm sorry kau
“well..sebenarnya berat juga melihatmu seperti ini,siapa yang menggodamu?ku pikir kau salah.Aku ingin menikah dengan adikmu bukan denganmu”dia tertawa geli.
“oh ya ? mahluk aneh. Tak mungkin kau menyukai gadis kecil seperti dia”nada ku datar dan aku sedikit mencibir,dan bergerak masuk kedalam kamar ku
“jangan terlalu percaya diri nona “ujarnya semakin membuatku kesal.
“hei..siapa namamu?Aku Cho Kyuhyun”
“Kim Han Yoon”jawabku cepat dan memasang muka masam dan jutek
“SIAPA?”teriaknya
“HAN YOON”balasku teriak kembali.
“oh.oke senang berkenalan denganmu”aku mengeluarkan senyum basa basi dan masuk kedalam
“good night Han Yoon.sweet dream sayang”.aku mengangguk masuk kedalam.
Aku mencoba mencerna kalimat kalimat terakhirnya.Tersentak diotak ku bunyi ‘klik’
menyadari apa yang dimaksud pria idiot itu.Aku membuka jendela secara paksa.
”I D I O T” teriakku keras.Kyuhyun masuk kekamarnya dan langsung menutup jendela sambil tersenyum dan tertawa memamerkan sederet giginya.
”siapa yang berteriak”seru satpam membuatku kaget.”tidurlah nak.kau harus bangun pagi besok.kalau kau berteriak lagi semua orang akan mengira kau memanggil maling yang kabur”nasehat satpam itu membuatku semakin kesal.
”baik pak maaf mengganggu”tukasku sebal dan jutek.
Aku langsung menutup jendela dan menenggelamkan kepalaku kedalam selimut.Idiot idiot dasar lelaki idiot aku benci dia.Aku langsung menutup mataku dan terlelap tidur.Well mudah mudahan aku tak dapat mimpi buruk. Malam ku kurang menyenangkan.Tapi mungkin dengan adanya dia aku bisa lebih menikmati hari hari terberatku.oke aku harus berangkat pagi jadi aku harus tidur.ku sembunyikan wajah ku dibantal.Entah kenapa semenjak kedatangannya aku jadi merasa lega dan merasa ringan.
***
Pagi kembali datang,jadwalku pagi ini kuliah dan Maid Doors,liburan kemarin terasa singkat rasanya. aku sedikit kesal karna harus kuliah pagi,dengan cepat ku hentakkan kaki dan mengisi sedikit waktu dengan privasi.Aku berlari menuju meja makan dan,dengan tak percaya kulihat peperangan dimulai dimeja makan.
Nenek sudah beraksi. aku memperhatikan adik adikku yang sudah hampir selesai sarapan. Mungkin aku telat bangun atau mereka yang kelewat cepat bangun??ya terserahlah.Tetapi yang kulihat adalah Jang Hyori sedang memasang wajah masamnya di ujung meja makan,dan Lee Joon sedang berusaha keras menolak suapan dari nenekku.
Akhirnya aku memutuskan bergerak cepat sebelum muka masam Jang Hyori berubah menjadi tangisan, yang akan membuat nenekku merasa senang dan menang.Seperti biasa aku mengambil kunci mobil dimeja,berjalan cepat menuju meja makan dan
menghabiskan segelas susuku,dan menaruhnya dengan sedikit membanting.
“kami siap kak”sahut adik adikku kompak
“hei kau belum menghabiskan makanan mu Lee Joon. Han Yoon ini terlalu pagi untuk mereka berangkat”tukas nenekku.
“hari ini kuliah ku terlalu pagi,jika aku menunggu waktu yang tepat untuk mereka berangkat,aku akan terlambat,atau nenek bersedia untuk mengantar mereka?”
“kalau cucuku aku bersedia kalau dia tidak akan”
“mereka satu paket nek”nada ku naik satu oktaf lebih tinggi.
“Kami berangkat bu”teriakku kepada ibu yang sedang membenahi kafe.
“sudah mau jalan tuan putri ku?hati hati sayang”seru Kyuhyun membuatku kaget
“Apa?sayang?”tuntutku tajam
“yap Jang Hyori sayang”ia sedikit menunduk agar terlihat berbicara dengan Jang Hyori.padahal dengan yakin kulihat matanya tertuju padaku.pagi yang menyebalkan.
“eh..I D I O T”kataku lambat lambat sambil mendorongnya tubuhnya yang sudah membukakan pintu untukku.
Aku membanting pintu dan Jang Hyori membuka kaca jendelanya untuk melambaikan tangannya pada Kyuhyun,aku mengintip dari kaca spion ku.dan kali ini aku tak salah liat dia memang mengedipkan sebelah matanya pada ku.Aku langsung tancap gas ,haduh beginikah kehidupan yang harus aku jalani? Pagi hari sudah ada orang yang mencoba menguji kesabaranku.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar