Powered By Blogger

Rabu, 03 Agustus 2011

My Life Time [Prolog]

Prolog
Tik Tik Tik

Seberapa berharga satu detik ?
Seberapa berharga satu menit ?
Seberapa berharga satu jam ?
Seberapa banya
k orang yang menghargai setiap detik ?

Satu detik pergi begitu cepat
Dan yang lain akan datang kembali


Apa yang akan kita lakukan jika kita kehilangan satu detik ?
Diam ?
Menunggu dalam penyesalan?
Menangis ?

Kapan seseorang sadar akan berharganya satu detik ?
Saat kau mengetahui ramalan ?
Saat kau mengetahui kapan kematian mu ?
Atau saat kau harus meninggalkan orang yang kau sayangi ?

Tik . Tik . Tik.

Kerlap kerlip lampu menyapa kedua mataku, angin dingin berbisik di telingaku. Tanganku terasa kaku saat menggenggam kertas putih ini. Kertas ini terlah mengubah semuanya, kertas ini menentukan jalan kehidupanku.  Sayang sakali, kertas yang tadinya halus dan rapi. Kini sudah kusut dan tak beraturan lagi karna remasan tanganku.
Tik tik~  bunyi detikan jam menyapa telingaku sekali, merangsang air yang jatuh dari mataku. Satu detik sangat berharga untuk setiap manusia. Satu detik tidak bernafas sudah membuat manusia merasa sesak. Apa aku benar ?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar